Xamthone Plus untuk Diabetes

xamthone plus

Produk makanan kesehatan yang kini sedang populer – Xamthone Plus – berasal dari buah manggis. Buah manggis mengandung antioksidan dalam konstrasi yang tinggi, karbohidrat dan serat. Ia juga kaya vitamin dan mineral. Karena sifat ini, buah manggis dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sistem kekebalan tubuh, dan membantu tubuh untuk memerangi kekurangan dan penyakit secara alami.

Lalu apa hubungan antara manggis, xamthone plus dan diabetes? Keduanya telah dikaitkan untuk beberapa waktu dan percaya bahwa buah manggis dapat membantu menurunkan kadar gula darah lebih rendah. Menurut Dr Templeman, meskipun belum cukup data mengenai percobaan laboratorium terhadap manusia, dia percaya dengan hasil klinis terhadap xamthone (antioksidan kuat yang ditemukan dalam manggis) bertindak untuk mengurangi resistensi insulin. Karena itu, masuk akal untuk menyimpulkan bahwa kekuatan antioksidan dari manggis juga terlihat dalam hasil yang telah dilaporkan.

Menurut penelitian awal, manfaat lain dari jus manggis menunjukkan bahwa xamthone dapat melindungi terhadap penyakit Alzheimer, penyakit jantung, dan banyak penyakit lainnya. Bahkan beberapa dokter telah menyediakan jus untuk pasien yang menderita infeksi, demam, diare, eksim, dan umum nyeri tubuh.

Jumlah Antioksidan yang ada pada xamthone plus menawarkan beberapa manfaat bagi pasien diabetes melitus terutama dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hadirnya antioksidan kuat dalam xamthone ini menunjukkan efektifitasnya meningkatkan kontrol glukosa pada pasien dengan pankreas memproduksi insulin terus menerus. Perlu diketahui, antioksidan adalah molekul yang dapat dengan aman berinteraksi dengan radikal bebas dan dengan demikian mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

Baca juga artikel tentang : Xamthone Plus sebagai antioksidan terbaik

Cara Menghilangkan Jerawat

perawatan kulitJerawat merupakan kondisi dimana kulit mengalami ketidak normalan dalam memproduksi kelenjar minyak. Bisa dikatakan jerawat timbuh karena adanya ganggaun berlebih dari produksi kelenjar minyak tersebut. Bagian- bagian yang sering muncul jerawat adalah muka, punggung, dada dan bagian atas lengan. Awal Munculnya jerawat biasanya saat pertama mengalami pubertas antara usia 14-19 tahun.

Terkadang kita kesal melihat jerawat di sekitar muka , karena bentuknya memang menghalangi keindahan wajah kita, sehingga kadang membuat kita melakukan pemijitan sendiri didaerah timbulnya jerawat yang akhirnya menimbulkan bekas noda hitam diwajah. Berikut ini beberapa cara menghilangkan jerawat secara tradisional maupun modern.

Secara tradisional
Kita bisa menggunakan madu dan sedikit kayu manis, madu dipercaya bisa melembabkan kulit wajah, Anda bisa mendapatkan khasiat alami nya dengan cara mengoleskan madu langsung di permukaan wajah atau bisa juga digunakan untuk masker. Diamkan minimal 30 menit atau bisa dilakukan saat malam hari dan biarkan sampai pagi hari setelah itu bilas dengan air dingin, lakukan hal tersebut minimal 2 kali seminggu

Cara modern
Sekarang banyak sekali bermunculan salon- salon kecantikan yang menawarkan perawatan tubuh bahkan kulit wajah. Salah satunya adalah dengan cara facial. disana wajah kita akan diberikan obat obatan sesuai dengan merk kosmetik yang kita pilih, lalu dilakukan pemijatan serta pembersihan didaerah sekitar jerawat.

Tetapi ada cara yang paling praktis dari kedua cara tersebut yang dapat kita lakukan sendiri dirumah, yaitu :

  • mambersihkan wajah dengan pembersih muka serta air hangat, setiap kali selesai memakai kosmetik, hal itu bertujuan untuk menghilangkan debu- debu yang melekat di wajah kita saat diluar melakukan aktivitas
  • melakukan olahraga khususnya dipagi hari
  • kurangi makan- makanan berlemak
  • menghindari bahan kosmetik yang dapat menimbulkan minyak berlebih
  • meningkatkan konsumsi buah- buahan dan sayuran

PS : pernah tahu produk bernama Elicina Snail Cream sebagai bahan perawatan kulit? Simak artikelnya di web tersebut